MyNotes
Kamis, 03 Mei 2018
Keberagaman Peluang dan Ancaman Bagi Bangsa Indonesia
Seperti yang sudah dibahas pada bab sebelumnya bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Dilihat dari berbagai sisi Indonesia memiliki potensi yang dahsyat. Hal tersebut dapat di buktikan dari keberagaman sumber daya alam, kebudayaan, dan letak wilayah yang strategis.
Berikut analisis peluang yang dimiliki oleh Indonesia:
- Peluang sumber daya alam
Sumber daya alam menurut Suryanegara (1977), mengatakan ―bahwa secara definisi sumber daya alam adalah unsur – unsur lingkungan alam, baik fisik maupun hayati yang diperlukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan hidup‖.3
Potensi sumber daya alam Indonesia sangat besar dan beraneka ragam jenisnya. Kekayaan sumber daya alam tersebut berupa hutan, minyak, dan gas serta beraneka ragam jenis mineral seperti tembaga, nikel, dan timah. Di samping itu, Indonesia juga kaya akan sumber daya energi terbarukan seperti panas bumi, energi surya, angin, dan energi ombak. Kekayaan sumber daya alam juga tidak hanya di daratan, tetapi juga banyak terdapat di lautan. Selain ikan, di laut juga ditemukan minyak bumi, timah, dan lain-lain.
Dengan banyaknya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia tentu hal tersebut memberikan peluang yang begitu besar bagi kemajuan bangsa ini. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa manfaat dari sumber daya alam sendiri adalah memenuhi kebutuhan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Pemanfaatan sumber daya alam yang tepat tentu akan memberikan banyak keuntungan untuk Indonesia.
3 repaldiabdulagi453.wordpress.com
- Peluang kebudayaan
Indonesia terdiri dari 17.504 pulau yang tersebar dari sabang hingga merauke. Dengan pulau sebanyak itu juga Indonesia tentu memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Dengan pulau sebanyak itu juga Indonesia memiliki puluhan bahkan ratusan suku dan yang mana memiliki budaya dan adat yang berbeda. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia juga kaya akan kebudayaan.
Dalam mengolah kebudayaan Indonesia tentu memiliki peluang yang sangat besar. Kebudayaan yang jumlahnya begitu banyak dapat dijadikan sebagai identitas nasional di mata dunia. Tentu semua itu akan menjadi kebanggaan sendiri bagi Indonesia. Selain itu, dengan terkenalnya kebudayaan Indonesia di dunia tentu akan menarik minat turis mancanegara untuk berwisata ke Indonesia. Dan tentu hal itu akan menambah devisa negara. Saat ini sudah banyak kebudayaan Indonesia yang dikenal di dunia, contohnya saja batik, wayang, alat music angklung, senjata tradisional keris, dan reog ponorogo.
- Peluang Indonesia sebagai wilayah yang strategis.
Konstelasi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan posisi diantara benua Asia dan Australia serta diantara Samudra Pasifik dan Samudera Hindia, menempatkan Indonesia menjadi daerah kepentingan bagi negara-negara dari berbagai kawasan. Posisi strategis ini menyebabkan kondisi politik, ekonomi, dan keamanan ditingkat regional dan global menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kondisi Indonesia. Dalam era globalisasi abad ke 21 ini, perkembangan lingkungan strategis regional dan global lebih menguat pengaruhnya terhadap kondisi nasional karena diterimanya nilai-nilai universal seperti perdagangan bebas, demokratisasi, serta hak asasi dan lingkungan hidup.
Salah satu pintu peran strategis Indonesia berada di Selat Malaka. Selat Malaka memang memegang peranan yang sangat penting, tidak hanya bagi negara-negara yang berada di sekitarnya, tetapi juga bagi negara-negara di dunia mengingat keberadaannya sebagai jalur perdagangan laut tersibuk kedua di dunia
setelah Selat Hormuz. Posisi strategis inilah yang menjadikan Selat Malaka sebagai chokepoints of shipping in the world untuk lalu lintas perdagangan negara-negara di dunia, baik ekspor maupun impor, yang sebagian besar dilakukan melalui jalur laut. Sesungguhnya posisi Indonesia baik secara geografis maupun geopolitk akan sangat menentukan dalam percaturan pertumbuhan peradaban maupun secara ekonomi di wilayah ini. Dalam perubahan tatanan ekonomi dunia yang mengarah pada perdagangan bebas, posisi dan kebijakan yang dilakukan Indonesia akan sangat menentukan. Meski secara filosofis disadari akan keuntungan posisi ini dari sejak nenek moyang hingga sekarang, namun ada kecenderungan bahwa saat ini bangsa Indonesia belum secara nyata memanfaatkan keuntungan posisi ini. Oleh sebab itu, Indonesia saat ini juga sudah akan bersiap menjadi negara poros maritim di dunia. Fakta bahwa 2/3 wilayah Indonesia sendiri adalah lautan. Jadi kekuatan laut yang akan menjadi senjata untuk Indonesia unjuk taring di dunia. Alfred Thayer Mahan, seorang Perwira Tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat, dalam bukunya ―The Influence of Sea Power upon History‖ mengemukakan teori bahwa ―Sea power merupakan unsur terpenting bagi kemajuan dan kejayaan suatu negara, yang mana jika kekuatan-kekuatan laut tersebut diberdayakan, maka akan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan suatu negara. Sebaliknya, jika kekuatan-kekuatan laut tersebut diabaikan akan berakibat kerugian bagi suatu negara atau bahkan meruntuhkan negara tersebut‖.4
Berikut langkah-langkah Indonesia menuju poros maritim dunia: Kkomitmen untuk membangun kembali budaya maritim. Karena Indonesia mempunyai sejarah kejayaan maritim.
• Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia.
• Komitmen untuk menjaga dan mengelola sumber daya laut dengan fokus membangun kedaulatan pangan laut.
• Komitmen untuk mendorong pengembangan infrastuktur dgn membangun konektifitas laut dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik dan industri perkapalan serta pariwisata maritim.
4 http://perumperindo.co.id/publikasi/artikel/21
• Diplomasi maritim yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja sama pada bidang kelautan.
• Memperkuat pertahanan maritim.
Indonesia memang memiliki peluang yang sangat besar terhadap kekayaan sumber daya alam, kebudayaan, dan letak yang strategis. Tapi di sisi lain dengan berlimpahnya keragaman yang dimiliki tentu dapat menimbulkan ancaman.
- Ancaman bangsa dibidang sumber daya alam.
Dari segi kekayaan sumber daya alam sendiri menimbulkan ancaman dari dalam maupun dari luar. Indonesia merupakan negara yang sangat terbuka karena berbatasan langsung dengan 10 negara. Beberapa di antaranya berbatasan dengan laut dan darat. Lebih spesifiknya Indonesia sendiri dikelilingi lautan. Anc aman yang paling terlihat jelas adalah mudah saja segala sumber daya alam laut Indonesia dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh negara tetangga. Contohnya saja illegal fishing yang sering terjadi. Hal tersebut tentu menjadi ancaman bagi bangsa menimbang bera pa banyak kerugian apabila sumber dara dicuri.
- Ancaman bangsa dalam bidang kebudayaan.
Sebagai salah satu Negara yang memiliki wilayah yang sangat luas dan juga terdiri dari banyak pulau yang di pisahkan oleh laut, tentunya Indonesia memiliki banyak suku-suku bangsa dan keanekaragaman kebudayaan yang luas. Kebudayaan yang majemuk ini tentunya dapat memiliki dampak positif terhapap bangsa, jika masyarakatnya mengganggap bahwa keanekaragaman kebudayaan sebagai kita salah satu kekayaan dan aset yang dimiliki oleh bangsa kita.
Tapi keanekaragaman budaya juga dapat menjadi ancaman terhadap bangsa terhadap aspek persatuan dan kesatuan Negara Indonesia. Karena bahasa, adat,
warna kulit, dan budaya yang berbeda dapat menjadi awal timbulnya suatu perpecahan karena masing-masing suku yang berbeda pada umumnya memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda pula.
Lalu bagaimana agar keanekaragaman kebudayaan ini dapat menjadi suatu yang bermanfaat dan dapat menjadi menunjang persatuan dan kesatuan bangsa kita, bukan sebaliknya. Tentunya masyarakat yang berbeda ini harus memiliki pemahaman yang benar terhadap kebudayaan yang majemuk khususnya di kalangan pemuda seperti mahasiswa yang kelak nantinya akan menjadi sarjana dan menjadi penerus bangsa.
- Ancaman bangsa sebagai wilayah strategis
Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Kondisi geografis Indonesia menghasilkan kenakeragaman di tengah bangsa Indonesia. Hal tersebut selain dapat dijadikan sebagai keuntungan bagi Indonesia, dapat dijadikan sebagai kelemahan dan ancaman bagi Indonesia. Anwar (1996) mengatakan bahwa ―Kondisi geografis Indonesia dianggap sebagai suatu ancaman karena susahnya menciptakan persatuan diantara keberagaman tersebut. Salah satu solusi untuk mengurangi berbagai ancaman yang ditimbulkan dari kondisi geografis Indonesia adalah dengan adanya kultur strategis. Kultur strategis Indonesia adalah dasar-dasar yang dimiliki oleh Indonesia dalam memelihara ketahanan dan keamanan nasional‖.5
Kultur strategi Indonesia memiliki beberapa faktor pembentukannya yaitu kondisi geografis Indonesia, faktor populasi dan demografis, histori bangsa Indonesia, sumber kekayaan alam, dan kondisi perpolitikan Indonesia (Anwar, 1996). Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang diapit oleh dua benua dan dua samudera. Kondisi tersebut merupakan kondisi strategis bagi suatu negara tetapi ancaman dan gangguan dari luar negara juga tidak dapat terhindarkan. Sebagai suatu negara kepulauan, Indonesia mengandung keanekaragaman seperti suku, budaya, dan bahasa daerah dan tidak jarang
5 http://sada-andriyana-yuwono-fisip14.web.unair.ac.id
penyebaran populasi di Indonesia tidak seimbang antar wilayah. Keanekaragaman tersebut menciptakan suatu hambatan demi menciptakan persatuan bagi bangsa Indonesia. Jika hambatan tersebut tidak menemukan solusinya, maka hal tersebut menjadi peluang bagi bangsa asing untuk mengganggu stabilitas pertahanan Indonesia. berkaitan dnegan kondisi geografis, tidak hanya komposisi demografis saja yang menjadi ancaman suatu negara. Kandungan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia juga mejadi ancaman Indonesia dari eksploitasi pihak asing. Hal ini berkaca dari kemampuan bangsa Indoensia dalam mengolah kekayaan alam yang dimiliki memaksa bantuan asing untuk mengolah dan tidak jarang pengolahan tersebut menciptakan eksploitasi yang tidak disadari oleh bangsa Indonesia. Beberapa faktor tersebut di satu sisi menjadi kekayaan bagi Indonesia di satu sisi menjadi ancaman. Anwar (1996) menyebutkan bahwa ―Persatuan bukan lah solusi utama bagi ancaman yang akan timbul tetapi dibutuhkan konsensus antara politik, ekonomi, dan pertahanan nasional yang kemudian distilahkan sebagai wawasan nusantara.‖6
6 ://sada-andriyana-yuwono-fisip14.web.unair.ac.id
Mengenal Permasalahan Bangsa Saat Ini dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Indonesia merupakan salah satu negara yang berada dikawasan Asia Tenggara. Letaknya yang strategis yaitu diapit oleh dua benua dan dua samudra serta merupakan jalur khatulistiwa menjadikan negara Indonesia ini kaya akan segala hal. Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa, dan dengan kondisi 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan membuat Indonesia menjadi salah satu negara maritim di dunia.
Tidak hanya kaya akan sumber daya alam saja, Indonesia juga sangat kaya akan berbagai keberagaman suku, ras, budaya, dan agama. Ada banyak suku di Indonesia dengan didukung budaya yang banyak pula. Begitu pula dengan Agama. Indonesia memiliki enam agama resmi yang diakui negara. Karena sesuai dengan sila pertama pancasila, yaitu ―Ketuhanan Yang Maha Esa‖. Hal itu membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang berketuhanan dan membebaskan warga negaranya untuk memilih agama yang dianut.
Tidak hanya itu, dalam hal suku dan budaya juga Indonesia begitu menjunjung tinggi dan menghargai keberagaman suku dan budaya, yang mana hal tersebut dapat dijadikan bukti kekayaan Indonesia dimata dunia. Meskipun begitu Indonesia bukanlah negara yang sempurna. Indonesia jika dibandingkan negara lain juga masih sangat jauh tertinggal. Masih terlalu banyak konflik yang terjadi di Indonesia. Pengertian konflik sendiri menurut Zein (200) ―Sebuah perdebatan atau pertandingan untuk memenankan sesuatu. Ketidak sejujuran terhadap sesuatu, argumentasi, pertengkaran atau perdebatan.Perjuangan, peperangan atau konfrontasi. Keadaan yang rusuh, ketidakstablian gejolak atau kekacauan‖.1
Untuk saat ini permasalahan atau konflik SARA yang terlihat semakin bergejolak. Dengan banyaknya suku, agama, dan ras Indonesia masih sulit mengkontrol konflik-konflik agar tidak terjadi. Konflik SARA justru menjadi
1 http://www.spengetahuan.com
konflik yang paling mengerikan saat ini. Konflik SARA yang tengah marak terjadi justru dijadikan ajang senjata untuk berpolitik. Bisa dikatakan konflik SARA lebih berbahaya daripada konflik politik uang atau konflik lainnya. Karena apabila konflik SARA ini berkelanjutan bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami perpecahan.
Konflik mengenai isu SARA yang sedang marak beberapa waktu belakangan ini, sebagai berikut:
- Kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama.
- Kasus penyebaran berita hoax berunsur SARA oleh sindikat Saracen.
- Kasus pembacaan puisi oleh Sukmawati Soekarno Putri.
- Kasus makar oleh Sri Bintang Pamungkas.
Berikut analisis dari berbagai kasus tersebut.
- Kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama.
Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok merupakan gubernur DKI Jakarta periode sebelumnya. Beliau berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Sebelumnya Ahok sendiri adalah wakil dari Joko Widodo sebelum beliau menjabat sebagai presiden.
Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, 2016 lalu Ahok berpidato dihadapan para warga Kepulauan Seribu. Pidato tersebut awalnya merupakan sosialisasi terhadap pengembangan perikanan dalam rangka meningkatkan tariff hidup masyarakat, tetapi di tengah pidatonya Ahok menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 di dalam Al-quran. Karena kejadian tersebut secara otomatis banyak umat islam tidak terima hingga ditahun yang sama juga tindakan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dibawa ke ranah hukum.
- Kasus penyebaran berita hoax berunsur SARA oleh sindikat Saracen.
Saracen merupakan sindikat yang aktif menyebarkan berita bohong berunsur
SARA. Dalam tindakannya Saracen merupakan sindikat yang terorganisir. Sudah banyak berita kebohongan yang disebar Saracen melalui sosial media. Berita
kebohongan yang disebarkan oleh Saracen sendiri selalu berunsur SARA dan berkaitan dengan politik.
Dapat diartikan bahwa perang politik di Indonesia dapat menyebabkan banyak terjadinya konflik. Tak lupa juga demi kepentingan pribadi dalam politik, orang rela membawa unsur SARA yang mana sangat sensitif.
- Kasus pembacaan puisi oleh Sukmawati Soekarno Putri.
Baru-baru ini dalam sebuah acara yang bertajuk kebudayaan Indonesia, putri dari presiden pertama Indonesia Sukmawati Soekarno Putri membacakan sebuah puisi berjudul ―Ibu Indonesia‖. Tidak ada yang salah dari judul puisi tersebut, tetapi puisi tersebut menuai konflik dan dianggap kontroversial dikarenakan isinya.
Isi dari puisi tersebut dinilai mengandung unsur membandingkan budaya dan agama. Sukmawati Soekarno Putri pun dianggap melecehkan agama islam dengan mengatakan bahwa suara kidung jauh lebih indah dari suara adzan. Sebab beliau tak mengerti syari’at islam.
Para ulama dan penyair pun tenta tidak terima atas isi puisi tersebut. Sukmawati sendiri sudah mengadakan konferensi pers yang mana beliau meminta maaf langsung atas tindakan yang telah disengaja tersebut. Indonesia adalah negara hukum. Bagaimanapun Sukmawati sudah meminta maaf, proses hukum sudah seharusnya tetap dilaksanakan. Karena apa yang sudah dilakukan oleh Sukmawati telah melanggar UU hukum pidana (KUHP) pasal 156 tentang penodaan agama.
- Kasus makar oleh Sri Bintang Pamungkas.
Sri Bintang Pamungkas tak pernah bosan untuk terus masuk dipanggung politik. Dalam keadaannya sebagai tersangka pun beliau masih menyemarakkan perlawanan terhadap Presiden Joko Widodo. Sri Bintang Pamungkas mengemukakan perlawanan menolak Joko Widodo menjabat selama dua periode.
Tidak heran satu tahun menuju masa berakhirnya pemerintahan Joko Widodo serta persiapan pilpres 2019, banyak sekali pelakon-pelakon politik muncul kepermukaan. Tidak tertinggal Sri Bintang Pamungkas yang masih menjadi tersangka akibat perbuatan makar 2016 lalu kini kembali berulah.
Makar menurut Dr. Mudzakir, SH.,MH adalah ―suatu tindakan yang membuat pemerintah tidak dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai undang-undang. Tindakan makar menurut pasal 107 KUHP terdiri dari enpat macam yaitu, tindakan makar terhadap pemerintah, makar wilayah, makar ideology, dan makar terhadap presiden atau kepala negara.‖2
Sri Bintang Pamungkas kembali dilaporkan oleh Pusat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menyebarkan informasi mengandung suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), lantaran menyebut
agama islamnya Presiden Jokowi berpura-pura. Selain menebar SARA kepada Jokowi, Sri Bintang juga menyebut orang cina di Indonesia yang masuk agama Islam hanya berpura-pura.
Sri Bintang Pamungkas sendiri justru mendukung capres impiannya. Beliau mengusung gubernur DI Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono X untuk menjadi capres 2019.
Sejumlah konflik yang sudah dipaparkan diatas menandakan bahwa Indonesia benar-benar dalam keadaan darurat mengenai isu SARA. Masih banyak lagi konflik konflik berunsur SARA yang sungguh sangat memperihatinkan. Seharusnya keberagaman suku, budaya, ras, dan agama dapat menjadikan kita bangsa yang hebat di mata dunia. Bukan dijadikan sebagai senjata untuk mengkudeta satu dengan yang lain. Sesuai nilai pancasila sila ketiga, ―Persatuan Indonesia‖ seharusnya seluruh warga negara baik yang terikat dalam politik, pemerintahan, ataupun warga biasa haruslah menyadarkan diri betapa pentingnya kesatuan dan persatuan demi keutuhan bangsa ini.
2 http://www.definisimenurutparaahli.com
Hukum di Indonesia pun harus semakin ditegaskan. Agar para oknum jera dan berhenti membuat kericuhan berunsur SARA. Selalu mengingat dan melakukan perbuatan berdasarkan nilai pancasila juga merupakan cara yang tepat untuk menjauh dari segala konflik.
Terutama unsur SARA sendiri. Isu SARA merupakan konflik yang paling sensitif. Semua aktivitas yang terjadi di Indonesia sebisa mungkin dijauhkan dari segala hal berunsur SARA. Hal tersebut dilakukan untu menjaga kesatuan dan persatuan.
Untuk menjemput Indonesia emas 2045 menjadi peran penting bagi semua warga negara. Terutama mengeratkan persaudaraan, dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Menjauhi konflik-konflik yang menimbulkan perpecahan. Serta tetap berada dalam politik yang bersih.
Langganan:
Komentar (Atom)